Total Pageviews

ISI ARTIKEL INI TIDAK DAPAT MENGGANTIKAN ANALISIS DOKTER MEDIS/NON MEDIS:: BLOG INI HANYA BERSIFAT SHARING INFORMASI SEPUTAR DUNIA MEDIS/NON MEDIS

24.10.15

Kayu Raru, Tumbuhan Herbal Obat Diabetes dan Campuran Tuak

Oleh: Setiadi R. Saleh

Di Kota Medan tidak begitu sulit untuk mencari dan menemukan kulit kayu raru. Biasanya kayu raru tersusun dan bertumpuk rapi di tempat para Parmitu (Persatuan Para Peminum Tuak) berkumpul.

Kalau tidak jeli sepintas mirip dengan tumpukan kayu bakar atau kayu manis bahan rempah dan bumbu. Kayu raru sendiri adalah campuran untuk nira aren yang bertujuan meningkatkan citarasa tuak.

Tuak adalah minuman beralkohol yang dibuat dari nira aren (kelapa, siwalan) yang diragikan. Siwalan adalah pohon lontar, buahnya berkulit keras, berwarna hijau tua, daging buahnya lunak kenyal, berwarna putih bening, air buahnya manis dan dapat dibuat tuak. Tetapi, tuak di Medan belakangan hari warnanya bukan lagi kemerahan sebagaimana air nira atau siwalan tetapi seperti putih kusam dan beraroma asam.

Meski tuak identik dengan minuman tradisional khas Toba (Batak). Faktanya, tuak juga dikonsumsi oleh masyarakat di luar Toba (Batak). Artinya tuak ini minuman universal dan di Kota Medan dijual bebas (legal). Masyarakat Muslim pantang mengonsumsi tuak karena mengandung alkohol yang dapat merusak saraf sel otak.

Baca Selengkapnya--->  Kayu Raru, Tumbuhan Herbal Obat Diabetes dan Campuran Tuak

23.10.15

8 Manfaat Pokok Enau (Aren) dan Kolang-Kaling "Ekor Tupai"

Oleh: Setiadi R. Saleh

Kolang-kaling berasal dari pokok enau (pohon aren). Pokok enau laiknya seperti pokok kelapa yang kesemua bagiannya bermanfaat serta dapat diolah menjadi apa saja sesuai kebutuhan. Berikut ini sejumlah manfaat dari  aren (pokok enau) antara lain:
8 Manfaat Pokok Enau (Aren) dan Kolang-Kaling "Ekor Tupai"


  • Pertama, Batang, pohon aren  yang keras digunakan sebagai papan, kasau atau dibuat gagang cangkul. Kasau (kaso) kayu biasa dipasang melintang sebagai tulang rusuk pada atap rumah, jembatan, dan balai-balai (rumah panggung).
  • Kedua, Empulur, (batang yang lunak dalam batang tumbuh-tumbuhan jenis palem (kelapa, pinang, enau).  Bagian dalam ditumbuk untuk bahan sagu. Mie putih atau bihun yang biasa dikonsumsi berasal dari sagu.
  • Ketiga,  Daun, nipah daunnya digunakan sebagai bahan atap rumah. Sedangkan pucuk daun nipah untuk rokok. Kalau di Jawa Barat disebut kawung. Kadang pula daun nipah dipakai untuk membungkus gula aren. 
  • Keempat, Lidi, dalam lembaran daun nipah terdapat lidi yang dibuat sapu lidi. 
  • Kelima, Ijuk, dipakai untuk saringan air supaya jernih dan bening, kadang dibuat untuk tali, keset atau sapu ijuk. Di Sumatera Utara, ijuk berguna sebagai senar kulcapi (Kecapi Karo) atau hasapi (gitar kecil dalam tradisi budaya Toba).